3 Cara Menulis Dongeng

Daftar Isi:

3 Cara Menulis Dongeng
3 Cara Menulis Dongeng

Video: 3 Cara Menulis Dongeng

Video: 3 Cara Menulis Dongeng
Video: TIPS MENULIS CERITA ANAK 2023, Oktober
Anonim

Dongeng tidak lebih dari cerita fantastis yang dimainkan oleh karakter umum dalam pengaturan yang mendalam. Naskah fabel, sebagian besar waktu, mencakup tema-tema yang berhubungan dengan sihir dan penjahat yang menghadapi pahlawan atau pahlawan dari plot. Cerpen jenis ini dapat ditulis untuk orang dewasa dan anak-anak, asalkan narasinya orisinal dan menarik bagi pembaca. Anda dapat membuat versi yang tidak dipublikasikan atau bahkan menulis ulang yang sudah ada dari sudut pandang yang berbeda.

Langkah

Metode 1 dari 3: Menulis Dongeng Asli

Tulis Dongeng Langkah 1
Tulis Dongeng Langkah 1

Langkah 1. Fokus pada topik tertentu

Pertanyaan tentang identitas, kehilangan, seksualitas atau keluarga dapat dieksplorasi. Pilih topik yang dapat Anda hubungkan atau ketahui cara berdiskusi dari perspektif yang unik.

Jika Anda memutuskan untuk berbicara tentang keluarga, misalnya, gunakan hubungan dengan saudara perempuan sebagai referensi. Ceritanya mungkin berkisar pada kelahirannya atau kenangan masa kecilnya

Tulis Dongeng Langkah 2
Tulis Dongeng Langkah 2

Langkah 2. Pilih pengaturan asli

Kebanyakan dongeng diceritakan di tempat-tempat menakjubkan yang menggabungkan kehidupan nyata dan sihir. Hutan ajaib atau kapal bajak laut terkutuk bisa menjadi lokasi yang sempurna untuk plot. Pilihan lain adalah menggunakan aspek lingkungan dan memasukkan elemen ajaib untuk membuatnya lebih fantastis.

Anda dapat membuat pohon berbicara di dekat rumah Anda jika Anda menggunakan lingkungan tertentu sebagai pengaturan. Atau bahkan bayangkan bagaimana tempat itu 100 tahun dari sekarang dan memberikan nuansa futuristik pada sejarah

Tulis Dongeng Langkah 3
Tulis Dongeng Langkah 3

Langkah 3. Tulis pengantar yang menarik

Banyak fabel dimulai dengan "Dahulu kala" atau "Dulu". Pembukaannya bisa konvensional atau disesuaikan dengan preferensi Anda, misalnya: "Ada seorang gadis dengan kekuatan luar biasa" atau "Di negeri futuristik yang jauh, jauh sekali".

Sajikan karakter atau latar di baris pertama cerita. Dengan cara ini, pembaca akan memiliki gagasan yang kabur tentang tema cerita dan akan terlibat

Tulis Dongeng Langkah 4
Tulis Dongeng Langkah 4

Langkah 4. Buat pahlawan yang luar biasa

Setiap dongeng memiliki protagonis semacam ini sehingga pembaca dapat mendukungnya. Pahlawan biasanya orang biasa yang menjadi kuat karena peristiwa yang diceritakan. Kekuatan atau kemampuan seperti itu membantu karakter di sepanjang perjalanan.

Anda dapat menemukan, misalnya, seorang pahlawan wanita yang bersekolah di SMA dan tidak memiliki teman. Mengikuti plot, dia tersesat di bagian kota yang tidak diketahui dan bertemu dengan sejumlah makhluk aneh atau makhluk fantastis

Tulis Dongeng Langkah 5
Tulis Dongeng Langkah 5

Langkah 5. Sertakan penjahat

Fabel juga memiliki karakter buruk atau aspek gelap pada plot. Penjahat biasanya diwakili oleh manusia atau makhluk ajaib dan bisa lebih atau kurang kuat dari pahlawan. Peran ini bertanggung jawab untuk menciptakan konflik dan mempersulit protagonis untuk mencapai tujuan tertentu.

Anda dapat, misalnya, membuat kelinci jahat yang membenci manusia. Dia akan bertanggung jawab untuk mencegah pahlawan wanita menemukan jalan pulang

Tulis Dongeng Langkah 6
Tulis Dongeng Langkah 6

Langkah 6. Gunakan bahasa yang mudah dipahami

Dongeng sering ditulis untuk pembaca dari semua kelompok umur, dari anak-anak hingga orang dewasa. Oleh karena itu, tulislah secara sederhana, hindari kalimat yang panjang dan kosakata yang rumit.

Unsur utama fabel adalah tokoh, latar, dan alur. Ini berarti bahwa bahasa adalah aspek sekunder dari plot

Tulis Dongeng Langkah 7
Tulis Dongeng Langkah 7

Langkah 7. Sajikan moral cerita

Cerita harus menyediakan waktu untuk refleksi dan pengajaran bagi pembaca. Prinsip-prinsip ini, bagaimanapun, tidak perlu disajikan secara eksplisit. Idealnya, cerita itu sendiri harus menyampaikan sudut pandang penulis.

Jika kisah tersebut menceritakan petualangan seorang wanita muda yang tersesat, moral dapat dikaitkan dengan mencari teman baru dan menerima perbedaan orang lain

Tulis Dongeng Langkah 8
Tulis Dongeng Langkah 8

Langkah 8. Akhiri kisah dengan akhir yang bahagia

Fabel biasanya diakhiri dengan pemecahan masalah. Terkadang pahlawan mendapatkan apa yang diinginkannya dan mengalahkan penjahat. Di lain, karakter buruk belajar pelajaran dan memutuskan untuk menjadi baik. Oleh karena itu, pilihlah jenis hasil ini agar pembaca puas.

Anda bisa menulis akhir yang bahagia di mana pahlawan wanita berhasil kembali ke rumah dan memberi tahu keluarganya tentang teman-teman yang dia temui selama petualangan

Metode 2 dari 3: Menulis Ulang Dongeng

Tulis Dongeng Langkah 9
Tulis Dongeng Langkah 9

Langkah 1. Pilih dongeng yang sudah ada

Baca ulang cerita favorit Anda dan pikirkan bagaimana cerita itu bisa diceritakan kembali. Pilih yang imersif atau mengganggu. Juga, pertimbangkan plot yang dapat disesuaikan dengan dunia modern.

Anda dapat menceritakan kisah klasik seperti "Little Red Riding Hood", "Snow White and the Seven Dwarfs" atau "The Three Little Pigs", misalnya

Tulis Dongeng Langkah 10
Tulis Dongeng Langkah 10

Langkah 2. Tulis ulang cerita dari perspektif yang berbeda

Cobalah untuk menceritakan fakta melalui pandangan karakter minor atau karakter yang hanya muncul sekali dalam plot. Kisah “Little Red Riding Hood” bisa ditulis melalui sudut pandang nenek, misalnya.

  • Anda dapat menentukan bahwa narator akan menjadi benda mati, seperti teko di "Beauty and the Beast".
  • Selain itu, dimungkinkan untuk mengubah cerita aslinya dengan menulis, misalnya, "Kerudung Merah Kecil" dengan suara serigala muda yang tinggal di sebelah serigala jahat besar.
Tulis Dongeng Langkah 11
Tulis Dongeng Langkah 11

Langkah 3. Buat ulang latar untuk memberikan cerita nuansa yang lebih modern atau futuristik

Selanjutnya, adaptasi akan lebih menarik bagi pembaca.

Anda dapat menulis ulang "John and the Beanstalk" di masa depan, atau membuat versi modern "Cinderella"

Tulis Dongeng Langkah 12
Tulis Dongeng Langkah 12

Langkah 4. Membingkai ulang peran karakter utama

Sesuaikan kepribadian setiap orang dengan konteks plot, sesuai dengan preferensi Anda.

Anda dapat membalikkan peran beberapa karakter sehingga, alih-alih pahlawan, protagonis adalah penjahat, misalnya: serigala jahat besar di "Little Red Riding Hood" menjadi pahlawan

Tulis Dongeng Langkah 13
Tulis Dongeng Langkah 13

Langkah 5. Perluas atau ubah plot yang ada sehingga awal atau akhir berbeda

Gunakan fabel sebagai referensi untuk mengembangkan versi Anda sendiri.

Anda dapat, misalnya, mengubah akhir "Cinderella" sehingga protagonis, alih-alih menikahi pangeran, pindah ke kota lain untuk kuliah

Tulis Dongeng Langkah 14
Tulis Dongeng Langkah 14

Langkah 6. Baca adaptasi dari dongeng lainnya

Ada banyak versi yang menceritakan fabel terkenal dalam sastra modern. Mereka sering menceritakan plot dari sudut pandang atau setting yang berbeda untuk menarik lebih banyak pembaca. Anda dapat membaca karya-karya seperti:

  • "Hansel and Gretel – Pemburu Penyihir" oleh Tommy Wirkola.
  • "Malevolent" oleh Linda Woolverton.
  • "Gadis di Jubah Merah" oleh David Leslie Johnson.

Metode 3 dari 3: Meninjau cerita pendek

Tulis Dongeng Langkah 15
Tulis Dongeng Langkah 15

Langkah 1. Setelah menulis draf, bacalah dengan keras

Pastikan bahasa yang digunakan mudah dipahami. Koreksi teks untuk mengoreksi kemungkinan kesalahan ketik, tata bahasa, atau tanda baca.

Perhatikan bahwa kalimat-kalimatnya, ketika dibacakan, terdengar alami. Ubah kalimat yang terlalu panjang

Tulis Dongeng Langkah 16
Tulis Dongeng Langkah 16

Langkah 2. Tunjukkan cerita tersebut kepada orang lain

Mintalah umpan balik dari teman, keluarga, dan kolega Anda tentang bagaimana naskah/karakter bisa lebih baik. Tanyakan kepada mereka apa moral dari cerita tersebut untuk memastikan kepuasan pembaca.

Anda juga dapat membaca alur cerita di depan umum, sehingga Anda akan tahu apa yang dipikirkan pendengar. Bersikaplah terbuka untuk mendengar kritik yang membangun karena dapat membuat produksi akhir menjadi lebih baik

Tulis Dongeng Langkah 17
Tulis Dongeng Langkah 17

Langkah 3. Sisipkan ilustrasi

Banyak dongeng memiliki, setidaknya, sampul bergambar. Dimungkinkan untuk menyewa seorang profesional khusus atau Anda dapat menggambarkannya sendiri. Pilih gambar yang mewakili pahlawan dan latar.

Tips

  • Untuk mempelajari lebih lanjut tentang struktur genre tekstual ini, baca versi asli dan adaptasi dari cerita pendek terkenal di dunia. Cari fabel kuno dan modern di perpustakaan, toko buku lokal, atau majalah e-sastra.
  • Beberapa contoh termasuk: "Tales of Andersen" oleh Hans Christian Andersen, "Tales and Legends of the Brothers Grimm" oleh Jacob dan Wilhelm Grimm, dan "Tales or Stories from Bygone Times" oleh Charles Perrault.

Direkomendasikan: